CRUZINDO ARTWORK
.
Selamat datang di situs kami, CRUZINDO ARTWORK, studio desain yang menawarkan jasa arsitek dan interior…
.
.
.
Kami adalah studio design yang bergerak dibidang arsitektur dan interior. Berbagai desain arsitektural maupun interior telah kami hasilkan, baik dari hunian rumah tinggal, toko/ruko, kantor, dan lain-lain. Beberapa dari desain-desain tersebut telah terbangun dengan kami sebagai kontraktor pelaksananya.
.
.
www.cruzindo.co.id
.
Bagi sebagian orang, saya harap termasuk anda, kebutuhan akan lingkungan buatan yang sering kita sebut sebagai “ARSITEKTUR” adalah vital. Lingkungan di sekitar kita, terutama rumah kita, sangat mempengaruhi kondisi psikis kita sehari-hari. Mungkin hal ini tidak kita sadari, namu mari kita logika saja. Ketika kita pulang dari beraktivitas seharian, kerja dengan mencurahkan segenap pikiran, kita membutuhkan tempat istirahat yang tenang, nyaman, dimana lagi kalo bukan dirumah sendiri. Rumah yang bersih, nyaman, tertata peruangannya, udara dan cahaya bisa masuk dan mengalir akan membawa suasana hati menjadi tenang dan nyaman.
.
.
Selain fungsional, keindahan bentuk rumah dan interiornya melambangkan pribadi sang pemilik. Seorang enterpreneur muda dengan rumah model minimalis bersih, dengan elemen tambahn berupa taman dalam dan kolam renang akan sangat mencerminkan kepribadiannya yang ‘think fast’ dan selalu rapi dalam menjalankan usahanya. Apalagi ditambah dengan interior ruang yang bersih, rapi, dan elegan, akan semakin menambah kuat karakter dari sang pemilik.
.
.
Kami CruZIndo artwork, menyediakan jasa arsitek dan interior. Bagi kami, menyediakan lingkungan buatan yang baik bagi anda ataupun lingkungan sekitar adalah sebuah kehormatan. Banyak desain mulai dari hunian rumah tinggal, ruko, kantor, toko, juga interior mulai dari rumah tinggal, ruko, kantor, distro, cafe dan sebagainya pernah kami tangani. Tidak hanya seputar Yogyakarta, namun juga mencapai Jakarta, Surabaya, Malang, bahkan Kendari.
.
Motto kami adalah :
“MARI KITA CIPTAKAN LINGKUNGAN BUATAN YANG NYAMAN, EFISIEN DAN FUNGSIONAL BAGI KEHIDUPAN KITA DAN ALAM SEKITAR”
.
Salam desain,
CruZIndo Artwork
.
.
.
Studio :
Jl. Raya Candi Gebang no 18 Yogyakarta
phone : 0274 9261592
Email : cruzindo_artwork@yahoo.com
Web : www.cruzindo.com
Blog : www.cruzindoartwork.wordpress.com
Mrs. AM. Sutarti’s Residence
Mr. Baskoro’s Residence
Arsitektural dan Interior
Lokasi : Jl. Palagan Tentara Pelajar, Sleman, Yogyakarta
Eksisting bangunan adalah model mediterania, tetapi klien menginginkan fasade rumah yang modern minimalist. Bangunan ini terdiri dari dua lantai. Lantai dasar difungsikan untuk kegiatan komersil, sedang lantai dua berfungsi sebagai tempat tinggal mereka. Bentuk fasade harus dapat menarik perhatian sehingga fungsinya sebagai area komersil dapat tercapai.
Fasade menggunakan bahan alcopanel sehingga terkesan modern. Warna alcopanel dipilih warna yang eye cathing. Penggunaan material batu susun sirih untuk fasade dimaksudkan menberi kesan alami.
.
Untuk interior, klien menginginkan kesan alami, sehingga kami gunakan material kombinasi teakwood dan HPL warna cerah.
Ruang tengah kami desain untuk mini bar, ruang makan, dan ruang keluarga. Untuk backdrop sengaja kami desain simple dan unik agar ruang tengah tersebut tidak terkesan terlalu kosong.
Mr. Ino House
Hunian ini adalah milik Bapak Ino atau kita sapa saja mas Ino karena ternyata beliau masih muda. Mas Ino adalah salah satu karyawan swasta PT. Chevron Kalimantan. Beliau membeli sebuah perumahan yang berlokasi di kawasan Purwomartani Sleman dengan luas bangunan 58m2. Sang pemilik menginginkan hunian dengan konsep minimalis modern dengan tema putih. Konsep hunian modern minimalis dipilih oleh mas Ino karena beliau merasa bahwa konsep ini sangat cocok dengaPerum An kepribadiannya. Design ini mencerminkan pola pikir, bekerja dan cara hidup. Dengan memilih design rumah minimalis, mas Ino ingin menampilkan sosok sederhana, tidak rumit, praktis dan efisien, tetapi tetap modern. Yang menjadi prinsip dari design ini adalah mendapatkan “hasil maksimal dari sesuatu yang minimal”.

Sebelum kita privew tiap sudut dari kediaman mas Ino, alangkah baiknya apabila kita cermati terlebih dahulu konsep minimalis dari sebuah hunian itu sendiri. Gaya minimalis di Indonesia sebenarnya telah mengalami perkembangan yang cukup berbeda daripada yang telah dipahami secara internasional sebagai ‘minimalisme’. Gaya yang sesungguhnya pada minimalisme memiliki prinsip ‘less is more’ yang menggebu-gebu. Prinsip arsitektur modern minimalis sebenarnya mengikuti prinsip arsitektur ‘form follow function’ atau bentuk mengikuti fungsi. Karena itu bentuk-bentuk yang tidak perlu dihilangkan. Design ini mengusung tema functionalism (fungsinal), clarity (kejelasan) dan simplicity (kesederhanaan). Namun di Indonesia, kita mendapati ornamentasi atau hiasan-hiasan masih banyak digunakan, dan minimalisme telah menjadi sebuah gaya arsitektur yang berdiri sendiri, kadang-kadang ‘gaya minimalis’ dianggap sebagai istilah pengganti untuk ‘gaya arsitektur modern’. Hal ini bisa dipahami, karena kebudayaan Indonesia yang sarat dengan ornamentasi atau hiasan.
Gaya ini dipandang praktis dan dapat mewakili gaya hidup modern mereka. Benarkah? Ada beberapa alasan mengapa orang cenderung memilih gaya minimalis. Di antaranya, gaya ini dianggap merupakan jawaban atas tantangan zaman yang ingin mendapatkan hasil maksimal dari sesuatu yang minimal. Bisa berupa dana pembangunan yang minim atau dengan meminimalkan gaya hidup. Namun kemudian keterbatasan ini melahirkan trend arsitektur yang banyak digemari, arsitektur minimalis. Desain rumah minimalis bercirikan tampilan rumah tanpa ornamen yang berlebihan, menggunakan bahan material yang diekspos sehingga tampilannya terkesan jujur dan tidak berlebihan. Gaya ini melahirkan sebuah bangunan yang tanpa hiasan berlebihan, jujur dan apa adanya. Jika Anda menyukai gaya hidup modern, maka gaya ini bisa jadi pilihan gaya hidup sehari-hari.
Design rumah minimalis mengandaikan adanya harmonisasi antara material keras (beton, batu, koral, kerikil, pasir), struktur bangunan dan tanaman, warna-warni eksotif, serta elemen pendukung (lampu, kolam, bangku, patung, perabot, dsb). Ia juga mensyaratkan adanya keselarasan antara bahan, bentuk, warna, dan tekstur dengan kesan yang ingin disampaikan, yakni hangat, intim, romantis, alami dan futuristik.
Biasanya rumah-rumah minimalis menggunakan batuan, permainan unsur garis dan bidang, serta pewarnaan yang cenderung lebih berani daripada gaya arsitektur rumah Mediterania maupun klasik. Kekuatan utama dalam desain modern minimalis terletak pada gubahan geometri dan penggunaan material, karenanya permainan pada permukaan dinding merupakan hal yang biasa dalam gaya ini. Sama saja jika anda membuat sebuah “lukisan” bergaya kubisme dan mengisi relung-relung bidang kubus tersebut dengan warna dan bahan yang berbeda.

Karakter rumah minimalis yang sangat kuat, bermain-main dengan bidang-bidang lurus, garis-garis dan komposisi warna yang dipergunakan. Seperti yang dapat kita lihat dari hunian milik mas Ino ini. Nampak sekali unsur-unsur gaya konsep minimalis, mulai dari pemakaian material, adanya bidang serta garis yang menghiasi disetiap sudut rumah tersebut. Mulai dari atap hinggga bagian bawah teras rumah berhiaskan garis serta bidang. Masukan gaya modern juga dapat dilakukan melalui pemilihan cat interior maupun eksterior, pemilihan furniture, serta pernik atau aksesori yang dapat menambah nilai estetika rumah minimalis. Seperti yang dapat kita lihat bahwa pemakaian warna pada rumah ini cenderung lebih simple, hanya memakai perpaduan dari tiga warna yang sangat kontras berbeda, yaitu warna putih-abu2-hitam memang memberi nuansa berbeda dengan bentukan rumah-rumah kebanyakan, warna putih sebagai pembawa nuansa cerah serta kesan minimalis itu sendiri, warna gelap serta warna merah tua pada setiap kusen jendela.
Sehingga, pada design rumah minimalis, segalanya dibuat se-efisien dan sesederhana mungkin. Kesederhanaan design minimalis bukan berarti tak memiliki arsitektur yang baik. Sebaliknya, pemasangan lampu, misalnya tidak saja hanya untuk penerangi tetapi berseni dengan memasang—seperti—lampu sorot, lampu gantung, lampu tanam dan lampu taman, sehingga design rumah ini tampak sangat artistik pada malam hari. Seperti yang dapat kita lihat pada rumah tersebut, pencahayaan lampu taman diwaktu malam yang memberikan nuansa lebih deramatis pada hunian bergaya minimalis ini.
Sekarang dapat kita lihat detail dari tiap ruangan yang ada pada hunian mas Ino ini. Desain ruangan terdiri dari 2 kamar tidur, ruang tamu, dapur, ruang makan, livingroom serta kamar mandi. Desain kedua kamar tidur utama dari hunian ini tetap poada konsep semuala, yaitu minimalis modern dengan tema putih. Dapat kita lihat dalam design kamar tidur utama ini, menggunakan warna dasar putih dipadu padankan dengan permainan wallpaper garis dengan nuansa coklat menambah apik serta menciptakan suasana hangat pada kamar. Dengan bad ukuran kingsize, dipadukan dengan meja sisi yang diatasnya dihiasi dengan lampu temple dinding. Menambah kehangatan suasana ruangan. Juga disediakan sebuah almari pakaian yang menyatu dengan tv cabinet yang masih tetap senada dengan nuansa ruangan tersebut.
Tidak jauh berbeda dengan kamar tidur utama, kamar tidur ini terdiri dari satu bed dengan ukuran besar, serta satu meja sisi yang dilengkapi dengan sebuah lampu duduk. Masih tetap dengan hiasan wallpaper bermotif garis dengan nuansa hijau menambah suasana asri serta sejuk pada ruang tidur sebagai penghias dinding ruangan, serta dilengkapi dengan sebuah almari pakaian yang menyatu dengan meja single.
Ruang tamu pada hunian ini terbilang kecil, karena sang pemilik yang juga masih single belum berkeluarga memungkinkan untuk membuat ruang tamu yang tidak begitu luas. Mengingat luas lahan pada rumah ini yang jika terbatas. Masih tetap dengan konsep semula, yaitu minimalis modern dengan tema putih. Hanya berisi 4sit sofa dengan bentuk L yang menggunakan perpaduan warna coklat kopi susu yang sesuai dengan motif wallpaper garis garis coklat. Serta sebuah coffe table menghiasi sebagai pelengkap ruang tamu tersebut. Sekat antara ruang tamu dengan ruang utama pada rumah hanya menggunakan sebuah partisi yang juga dipergunakan sebagai salah satu penunjang segi estetik dari interior rumah itu sendiri.


Dapat kita lihat disini desain living room yang menyatu dengan dapur, mini bar serta ruang makan dikarenakan lahan yang tidak terlalu besar. Akan tetapi sang arsitek dari Cruzindo_Artwork yaitu Bondan P.H serta rekannya Bella Moedayana dapat mengkombinasikan serta merancang dengan apik sehingga menghasilkan ruangan yang secara fungsional tetap bias dipergunakan akan tetapi tetap tidak mengurangi cita rasa keindahan interior dari rumah tersebut.
Living room terdiri dari sebuah sofa 2sit yang dilengkapi dengan sebuah coffe table, serta terdapat Tv cabinet sebagai pelengkap. Masih tetap menggunakan konsep serta tema yang sama yaitu modern minimalis dengan tema putih. Dekat dengan living room juga terdapat sebuah ruang makan yang dilengkapi dengan meja makan, 4 buah kursi serta 2 lampu gantung. Agak berbeda dengan yang lain, karna disini kursi menggunakan nuansa warna coklat kopi susu seperti pada ruang tamu. Background warna pada living room juga menggunakan warna mencolok, yaitu merah. Karena sang arsitek merasa harus ada point of interest dari keseluruhan ruangan pada hunian ini yang hanya menggunkanan nuansa sederhana, maka ada pemberian warna merah pada background livingroom. Mengapa livingroom yang dipilih? Karena livingroom adalah selain sebagai ruangan service, seluruh aktivitas penghuni ruangan juga akan berpusat pada ruangan tersebut baik beristirahat, mencari hiburan, berkumpul atau melakukan aktivitas lainnya. Jadi harus ada nuansa yang lain pada komsep ruangan ini.
Yang terakhir adalah dapur yang menjadi satu dengan mini bar. Masih tetap menggunakan konsep yang sama yaitu modern minimalis dengan pengaplikasian warna putih yang dipadukan dengan wallpaper yang sama seperti yang digunakan pada kamar tidur utama yaitu motif garis dengan warna coklat. Kichenset terbuat dari material dasar berbahan duco dengan menggunakan pencahayaan downlight.
Arsitek, Tukang Gambar, Kontraktor
Apakah dalam hidup anda, anda pernah berhadapan dengan seorang arsitek, seorang tukang gambar, dan seorang kontraktor? Jika pernah, apa yang membedakan antara ketiganya? Apakah anda tau dan mengamatinya?
.
.
Mungkin saja anda belum pernah berhadapan langsung dengan ketiga tipe profesi di atas. Dan mungkin anda tidak bisa membedakan ketiganya dengan perbedaan yang cukup signifikan. Mungkin bagi anda, ketiganya adalah sama semua, adalah pihak yang berkepetingan untuk membantu anda mewujudkan sebuah bangunan.
Hal itu adalah benar, memang ketiganya bisa membantu anda mewujudkan sebuah bangunan. Namun sistem kerja dan produk yang mereka hasilkan berbeda. Mari kita bahas satu persatu.
.
1. Tukang gambar/drafter
….Sering kita dengar dengan istilah drafter. Adalah seseorang yang mempunyai kemampuan untuk membuat gambar image visual yang berupa gambar image dari bangunan yang akan dibangun. Biasanya untuk pembuatan gambar seperti ini tidak memakan waktu lama jika sang drafter sudah berpengalaman alias mahir. Untuk sekarang ini pembuatan gambar sudah dilakukan dengan teknologi komputer dengan software seperti Auto CAD, 3ds Max, Sketch Up, Archicad dll. Hasil yang didapatkan pun cukup bagus jika dinilai dari kualitas image, bukan kualitas desain. Hal ini yang membuat para drafter mematok harga murah, karena pengerjaan bisa cepat tidak memakan waktu banyak. Bagi sorang drafter, semakin cepat gambar bisa dibuat, keuntungan akan semakin besar. Di beberapa daerah kadang kita melihat banyak iklan menawarkan pembuatan gambar yang murah, mulai dari Rp. 1.000,00/m2. Biasanya hal ini ditawarkan oleh para drafter, yang kurang begitu memahami nilai arsitektural dari sebuah bangunan. Yang terjadi adalah hasil desain yang tidak maksimal, aspek-aspek penting yang seharusnya diperhatikan, seringkali terabaikan karena mengejar waktu pengerjaan. Hingga pada akhirnya, kualitas desain yang dihasilkan jauh dari maksimal.
.
2. Arsitek
….Seorang arsitek adalah seseorang yang mempunyai kemampuan untuk membuat sebuah perencanaan desain dalam hal ini adalah lingkungan buatan. Bisa berupa gedung, taman, landscape, wilayah, bahkan interior. Biasanya seorang arsitek juga mempunyai kemampuan seorang drafter, namun tidak seblaiknya. Drafter tidak mempunyai kemampuan seorang arsitek. Seorang arsitek tidak hanya memberikan gambar ketika berhubungan dengan klien. Arsitek memperhatikan aspek-aspek yang sangat kompleks dari sebuah desain. Bagi arsitek, antara pengguna dan bangunan sangat tidak terpisahkan. Bangunan harus memenuhi kebutuhan pengguna, memperlihatkan ciri dari pengguna (bahkan kehidupan pengguna bisa tercermin dari bentuk bangunan). Selain itu juga mempertimbangkan sirkulasi, penghawaan, pencahayaan, zonasi ruang, gubahan massa bangunan, bahkan sampai dengan fengshui bangunan.
Hal ini yang tidak dilakukan oleh seorang drafter, ataupun kontraktor. Tahap dalam mewujudkan lingkungan buatan oelh arsitek tidak bisa dalam waktu singkat, karena memang banyak aspek yang direncanakan. Arsitek tidak sekedar emmberikan gambar yang bagus dan denah ruang yang “penuh” dan harga bangunan yang murah. Seorang arsitek akan mempertimbangkan mulai dari estetika, fungsi, dan ke-efisien-an bangunan bagi pengguna. Tidak heran jika dibutuhkan waktu lama dan biaya yang lebih mahal daripada ketika anda berhubungan dengan seorang drafter. Ingat, lingkungan buatan yang anda bangun, sangat berarti untuk anda, sepatutnya anda juga ikut memikirkan untuk berhubungan dengan tukang gambar, atau arsitek yang sebenarnya.
3. Kontraktor
….Profesi yang satu ini memang lebih ‘berbeda’ dengan dua profesi diatas. Seorang kontraktor akan lebih terfokus pada pelaksanaan pembangunan. Kontraktor memiliki kemampuan untuk mengakomodasi dan mengkoordinasi antara tenaga kerja dan kelancaran material bangunan saat pelaksanaan pembangunan. Kontraktor yang baik selalu menjaga kualitas dari bangunan tersebut, baik dari segi kekuatan struktur, kerapian, keawetan, dan kesempurnaan bagian-bagian yang vital. Biasanya kontraktor tidak membuat gambar desain, karena dia hanya menerima gambar dari drafter atau arsitek langsung.
Namun saat ini banyak juga kontraktor yang menawarkan diri untuk jasa gambar. Perlu ditekankan disini bahwa kontraktor berani menawarkan jasa gambar karena telah terbiasa menerima dan membaca gambar dari arsitek ataupun drafter untuk dilaksanakan. Jadi kemampuan desain hanya terbatas pada tiruan atau kebiasaan saja. Lagipula biasanya seorang kontraktor hanya mencari aman dalam bentuk bangunan, karena bagi seorang kontraktor semakin mudah bangunan itu dikerjakan, semakin besar keuntungan yang didapatkan. Hingga tidak perlu heran ketika terjadi perselisihan antara arsitek yang menghendaki kualitas desain yang bagus berhadapan dengan kontraktor yang menghendaki pekerjaan yang mudah dilaksanakan.
.
Sekarang tinggal anda yang memilih, akan bekerjasama dengan arsitek, drafter, atau kontraktor langsung. Tentu saja tergantung kebutuhan anda. Namun yang perlu saya ingatkan adalah, jangan sampai salah memilih karena sebuah proyek itu akan digunakan selamanya (jika mungkin). Kalaupun tidak selamanya, proyek itu tidak seperti baju yang bisa digonta ganti seenaknya jika tidak suka modelnya. Sebuah bangunan akan berdiri untuk waktu yang lama, maka alangkah sangat lebih baik jika anda memikirkan matang-matang dulu untuk memulai perencanaan. Namun, diantara ketiga profesi tersebut, yang paling memenuhi anda dalam merencakan sebuah “proyek” adalah arsitek, karena arsitek akan benar-benar merencanakan sebaik mungkin, karena akan lebih detail, terperinci dan memertimbangkan segala aspek bahkan yang berhubungan dengan kepribadian anda. Dan hasilnya, sebuah bangunan yang sangat memuaskan, menyatu dengan anda sebagai pemiliknya…
Maket – Miniatur Bangunan
Maket. Bagi yang berkecimpung di dunia desainer terutama arsitek tentunya sudah familier dengan kata satu ini.
Maket seperti judul di atas merupakan penyambung lidah dari desainer. Maket Miniatur dapat berbicara seribu kata, sementara dalam waktu yang sama si arsitek baru berbicara satu kalimat saja.
Kata “maket” dalam dunia arsitektur adalah sesuatu yang akrab didengar. Pasalnya mulai dari mahasiswa hingga para arsitek pemula sampai yang senior pun berhubungan dengan maket. Pada umumnya, maket rumah diartikan sebagai sebuah bentuk model miniatur dari desain gambar maket rumah yang dirancang atau yang akan dibangun. Pekerjaan pembuatan maket ini biasanya kerap dilakukan oleh mahasiswa arsitektur tingkat akhir sebagai alat bantu presentasi atau dalam projek-projek pembangunan baik bangunan (rumah tinggal, bangunan perkantoran dsb) maupun pengembangan suatu kawasan.
Namun pada saat ini, sebuah maket bangunan yang sebelumnya identik dengan desain bangunan sebuah projek, kini dapat menjadi sebuah souvenir atau cindera mata yang dapat diperjualbelikan sebagai sebuah benda seni. Memang hal ini kurang lazim bagi kalangan arsitek, tetapi maket sebagai souvenir atau pajangan ternyata sangat menarik bagi konsumen.
Kami memahami pentingnya maket sebagai sarana komunikasi efektif seorang designer/arsite k dengan customernya.
Cruzindo_Artwork melayani pembuatan maket baik untuk tugas akhir , presentasi klien maupun untuk kepentingan maket proyek bangunan. Biaya pembuatan maket akan dipengaruhi dari bahan yang digunakan, luas dan tingkat kesulitan dalam pembuatannya serta deadline waktu pembuatan. Harga akan ditentukan setelah melihat gambar desain untuk maket tersebut.
Pada prinsipnya maket dibagi menjadi 2. Maket studi, dan maket penyajian.
Maket studi dibuat ketika seorang desainer sedang mencari bentukan. Si desainer belum tahu bentukan bangunan final nanti seperti apa. Melalu maket miniatur studi, ia mencoba, mencoba dan mencoba lagi. Tujuannya hanya satu. Mendapatkan bentukan yang baik tanpa mengurangi kualitas penataan ruang di dalamnya. Bahasa maduranya “Trial and Error” alias coba-coba. Buat bentukan kotak, kok jelek ya? dipotong sedikit jadi segitiga. Lalu ditambahkan jendela kecil-kecil. Lho kurang match ya? Jendelanya dibesarkan lagi. Begitu seterusnya..
Hal yang tidak tergantikan dari maket miniatur studi adalah “sense of space“nya sangat terasa. Skala manusia, skala mobil, skala megah… semuanya begitu terasa. Feel ini sangat dibutuhkan dalam membayangkan bangunan yang di desain. 3D komputer memang dapat melakukan hal serupa. Tapi karena tampilannya tetap 2D di layar monitor tetaplah merupakan kendala tersendiri.. Hal demikian yang menyebabkan kantor masih membuat “prakarya” hingga dewasa kini.
Keunggulan maket miniatur adalah daya interaktifnya. Pengamat dapat dengan mudah menggerakkan badannya untuk melihat angle yang berbeda dalam mengamati. Bila ia ingin mengamati sisi depan, maka bergeraklah ia ke depan. Bila ia ingin melihat maket miniatur bagian dalam, maka bergeraklah dia ke bagian dalam. Nginceng. Begitu istilahnya. Sistem interaktif maket miniatur pada dasarnya mengalahkan program 3D. Karena pengamat dapat dengan leluasa memilih bagian mana yang hendak ia lihat. Berbeda dengan program 3D yang membutuhkan operator sebagai bantuan. Berbeda pula dengan animasi 3D (film) yang view dan angle cameranya sudah di set oleh sang sutradara. (non-interaktif).
Bila kita beranjak satu tingkat lebih tinggi, maka kita akan menjumpai MAKET FINAL.
Hanya sedikit orang yang berkecimpung dalam bidang maket miniatur ini. Selain sulit, mereka yang mengejakan setidaknya harus mempunyai background arsitektur. Mereka harus bisa membaca dan membuka file CAD. Harus mempunyai ketelatenan tinggi, kesabaran extra dan kuat lemburan! Bisa dikatakan orang yang membuat maket miniatur penyajian adalah bentuk lain dari seniman. Seniman miniatur.
Works :
Model Type : Rumah, Perumahan , Hotel, Apartemen, Ruko, Kantor, Mal, Pabrik, Produk dll :
Animasi 3D
Jumlah Pengunjung
- 389,794 kali
Cari
Tag
Tulisan Teratas
- Pemanfaatan Partisi Sebagai Pemanis Interior Serta Pembatas Ruangan
- Tip Feng Shui
- Menata Rumah Mungil Agar Tetap Cantik dan Nyaman
- Tema Warna Kamar Tidur Anak
- Desain Rumah Modern Minimalis
- Warna cat yg cocok untuk ruang tamu
- Mini bar
- Desain Kamar Tidur Anak
- Rumah Tropis
- Rumah Mediterania - Mrs. Niken's House
Halaman
- Artikel Arsitektur
- Aksesori, Elemen Estetis Pendukung Interior
- Bantal Kursi Sofa
- Desain Hunian Dengan Konsep Tropis
- Desain Interior Art Deco
- Desain Kamar Mandi Agar Lebih Menarik
- Desain Kolam Renang Di Rumah
- Desain Ruang Tidur Anak
- Desain Rumah Gaya Arsitektur Oriental
- Desain Rumah Modern Minimalis
- Flower Interior
- Gaya Arsitektur Modern Minimalis
- Hunian Dengan Sirkulasi Udara Terbuka
- Hunian Konsep Joglo
- Membuat hunian agar terkesan hangat
- Menata Rumah Mungil Agar Tetap Cantik dan Nyaman
- Menciptakan Ruang Tamu Yang Rapi Dan Nyaman
- MiniBar
- Pemanfaatan Partisi Sebagai Pemanis Interior Serta Pembatas Ruangan
- Pengolahan Detail dan Ruang
- Rumah Dan Taman Untuk Gaya Minimalis
- Rumah Dengan Sentuhan Nuansa Kayu
- Rumah Tropis
- Sirkulasi Bukaan Untuk Ruang Makan
- Sumber Inspirasi Warna Ruangan
- Tema Warna Kamar Tidur Anak
- Warna cat yg cocok untuk ruang tamu
- Contact us
- Maket
- AMIKOM – Purwokerto
- Bahan Dasar Untuk Maket Bangunan
- Bandara Internasional
- Gereja – Semarang
- Islamic Centre – UII
- Jembatan Sukamara – Jelai Kalimantan Tengah
- NEU Garden Regency – Purwokerto
- Pabrik Kelapa Sawit – Malaysia
- Pasar Jongke – Solo
- Pasar Mama – Jambi
- Perumahan Palmas Residences – Kendari
- PLTU EFB – Sumatra Utara
- PLTU Jetty – Sulawesi Utara
- Pusat Budaya Irian – UKDW
- Rent Office Jakarta
- Sekolah Terpadu Jakarta
- Sekolah Terpadu Palembang
- Portfolio Desain
- Eksterior Desain
- Alldint Music Course
- Core Distro Fasade
- Kedai Digital Corporate
- Mr. Ahmad House
- Mr. Baskoro’s Residences
- Mr. Erick’s Residences
- Mrs. AM.Sutarti’s Residence
- Mrs. Indra Residence – Jakarta
- Mrs. Maryo’s House
- Perum Griya Tawar Asri – Wonosari Gunungkidul
- Perumahan Jambidan Asri Yogyakarta
- Puri Delima Residence Kav. 4A
- Puri Delima Residence Kav. 9G
- Interior Desain
- Core Distro
- Desai Ruang Tamu
- Desain Interior Kantor
- Desain Kamar Tidur Anak
- Desain Kitchen
- Desain Ruang Tidur Utama
- Ekspression Salon
- Front Office Jogja Music School
- Kedai Digital Photo Studio
- Meeting Room PUSDALOPS
- Mini bar
- Mini Bar Erchelya
- Mr. Adjie House
- Mr. Baskoro’s Residences
- Mr. Mulyani House
- Mr. Narpo Residence
- Mrs. Dyah House
- Mrs. Eliya House
- Pavoni Coffee
- Photo Exhibiton Hall
- Showroom
- Walkin’kloset
- Eksterior Desain
- Project Desain
- Properti
- Team Desain
- Tips Arsitektur
- 5 tipS Interior Design Modern rumah Anda
- Membuat Kamar Mandi Terasa Nyaman
- Pindah Rumah, Cara Mudah Tak Perlu Repot
- Tip Feng Shui
- Tip Pencahayaan untuk Ruangan Kecil
- Tips Dalam Memilih Furnitur Kayu
- Tips Dapur Nyaman
- Tips Interior Design Modern
- TIPS MEMBERSIHKAN LANTAI KERAMIK
- Tips Memilih Aksesoris Kamar Mandi
- Tips Memilih Furnitur
- Tips Memilih Furnitur Untuk Taman
- Tips Memilih Tukang
- Tips Menata Beranda Rumah
- Tips Mencuci Sofa
- Tips Mengatasi Masalah Cat Dinding Pada Rumah Anda
- Tips Merawat Furnitur Dari Rotan
- Tips Merawat Kolam Dalam Rumah
- Tips Rumah Adem Tak Boros Listrik



















Comment